PROFIL

Pelindung SANTO MARKUS

Santo Markus adalah seorang Yahudi dari suku Lewi. Ia dilahirkan di Gyrene, satu dari lima kota barat di Libya, di sebuah desa kecil bernama Aberyatolos. Ibunya bernama Maria seorang pengikut Kristus. Ayahnya bernama Artistopolos, sepupu dari istri Santo Petrus Rasul. Santo Markus menulis Injil dalam bahasa Yunani bagi kaum non-Yunani yang menjadi Kristen. Injil karangannya adalah yang paling pendek diantara keempat Injil. Menurut tradisi, Santo Markus diminta oleh orang-orang Romawi untuk menuliskan ajaran-ajaran Santo Petrus. Hal ini dikuatkan oleh posisi Santo Petrus dalam Injil Markus yang melukiskan hidup Yesus melalui sudut pandang Santo Petrus, pemimpin para rasul.

Menurut tradisi, Santo Markus mendirikan Gereja di Alexandria, Mesir, dan menjadi Uskup di sana. Dalam dunia seni, Santo Markus dilambangkan dengan seekor singa yang bersayap, yang melambangkan Santo Yohanes Pembaptis sebagai suara yang berseru-seru di padang gurun, seperti tertulis pada awal Kitab Injil karangan Santo Markus. Markus 1:3: Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun, “Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya.” Singa juga melambangkan jabatan rajawi, suatu simbol yang tepat bagi Putra Allah.