Perkembangan anak usia dini merupakan fondasi penting bagi kehidupan selanjutnya. Pada masa ini, anak-anak tidak hanya belajar secara kognitif, tetapi juga` mengembangkan aspek sosial, emosional, dan spiritual. Untuk itu KB-TK Santo Markus unit I dan II mengadakan rekoleksi gabungan sebagai kegiatan yang berfokus pada pembinaan spiritual yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.
Rekoleksi Keluarga KB-TK Santo Markus I dan II yang diadakan di Unit II Lubang Buaya mengangkat tema, “Yesus Dalam Keluarga” pada Jumat, 26 September 2025.
Kegiatan rekoleksi dibuka dengan perayaan Ekaristi di Gereja Kalvari, dipimpin oleh RD Gregorius Wilson. Dalam homilinya, Romo mengajak para orangtua untuk selalu mendampingi putra putrinya untuk menentukan dan meraih cita-cita, masa depan anak yang baik. Peserta didik terlibat dalam tugas; paduan suara gabungan, lektor dan pembaca doa, serta penari saat perarakan masuk dan saat persembahan.
Selesai perayaan ekaristi, semua menuju lapangan belakang untuk family games secara gabungan antara orangtua unit I dan II, serta anaknya. Terdapat sepuluh kelompok dengan identitas lingkaran berwarna yang dipasang, yang telah disediakan panitia. Ada tiga macam permainan, yaitu tebak gerak isi Kitab Suci, permainan sarung, dan kelompok terpanjang. Setelah family games, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi yang dibagi dalam dua kelompok. Kelompok Anak di kelas TK bersama Rm. Harry, SJ, sedangkan orangtua bersama Rm. Wilson di aula.
Seluruh orangtua dan anak mengikuti seluruh rangkaian rekoleksi dengan semangat dan gembira hingga selesai. Tampak adanya kerjasama dan kekompakan antar orangtua serta anak, terlebih di saat family games.
Semoga kegiatan rekoleksi ini semakin menyadari setiap keluarga akan kehadiran Yesus di tengah-tengah keluarga. Anak mulai mengenal dan merasakan kasih Tuhan, serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan rekoleksi ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan antara anak, guru, dan orang tua dalam suasana yang penuh kasih dan sukacita dan menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar dan bertumbuh dalam iman, serta mengembangkan sikap positif terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan sekitar.
Sekolah Santo Markus,
“Menjadi komunitas pembelajar yang berkarakter, cerdas, unggul, dijiwai cinta kasih.”






















