Perjalanan 59 tahun Yayasan Santo Markus

Mengenal Santo Markus, Pengarang Injil

Santo Markus (Yohanes Markus) berasal dari Yerusalem dan meninggal sebagai Martir pada tanggal 25 April 68 di Alexandria, Mesir. Santo Markus merupakan pengarang Injil tertua, mewariskan semangat misionaris yang lugas, setia, dan berani, meski sempat gagal dalam pelayanan awal. Sebagai murid Petrus, ia menekankan Yesus sebagai Anak Allah yang bertindak penuh kuasa, mendesak pertobatan, dan melayani tanpa jeda (“segera”).  Markus dikenal karena kesetiaannya dalam pelayanan, meskipun sempat mengalami kegagalan pada perjalanan misi pertama dengan Paulus, ia bangkit kembali menjadi pewarta yang tangguh.

59 tahun Sekolah Santo Markus

Yayasan Santo Markus yang memiliki dua unit sekolah KB-TK-SD-SMP sudah memasuki usia ke 59 tahun dalam karya pelayanan di dunia pendidikan. Bertepatan dengan Pesta Nama Santo Markus yang dirayakan oleh Gereja Katolik setiap tanggal 25 April. Civitas Santo Markus, baik di Unit 1 maupun Unit 2 mensyukurinya dalam perayaan ekaristi kudus.

Di Unit 1, perayaan ekaristi dipimpin oleh Rm. Paulus Andri Astanto, SJ (Jumat, 24 April 2026). Romo Andri mengajak semua peserta didik untuk menjadi promotor sekolah dengan perbuatan baik di mana pun mereka berada. Perwakilan anak mensharingkan pengalaman mereka selama sekolah di Santo Markus. Mereka merasa bersyukur dan bangga belajar di sekolah Santo Markus bersama Ibu Bapak Guru yang mendampinginya dengan kasih.

Kepanitiaan tahun ini oleh Unit II (TK-SD-SMP) dengan mengambil tema Aksi Nyata Menjaga Bumi, Kita Melangkah Bersama. Puncak perayaan syukur Ulang Tahun Yayasan Santo Markus bersama Guru, Karyawan, Organ Yayasan, dan para pensiunan dengan gerak jalan sehat, perayaan ekaristi, potong tumpeng, pemberian cinderamata kepada Guru Karyawan yang akan pensiun, dan games. Kegiatan diselenggarkan di aula terbuka Museum Prangko, TMII pada hari Minggu, 26 April 2026. 

Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Rm. Andri, SJ sebagai Ketua Pembina. Dalam bacaan Injil, Tuhan Yesus mengatakan “Akulah pintu bagi domba-dombaKu.” Yesus sebagai pintu bagi kita semua untuk dapat masuk menuju sang sumber kehidupan. Sang sumber kehidupan di dunia yang kita rasakan hadir melalui perayaan ekaristi. Ketika kita merayakan Ekaristi, kita semua memiliki kedudukan yang sama saat menerima komuni kudus. Dalam homilinya Romo mengajak seluruh Guru Karyawan, Organ Yayasan dan semua yang hadir untuk mawas diri dan terus mengembangkan diri di antara banyak tantangan yang ada. Kita semua memiliki peran sebagai promotor utama sekolah Santo Markus. Perjuangan Ibu Bapak Guru, kita semua yang bekerja, berjuang bersama untuk membawa nama baik sekolah Santo Markus itu sungguh berharga di mata Allah.

Sekolah Santo Markus,

“Menjadi komunitas pembelajar yang berkarakter, cerdas, unggul, dijiwai cinta kasih.”

#SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 KB-TK-SD-SMP Santo Markus telah dibuka. 

Silahkan daftarkan Putra Putri tercinta tuk bermain, belajar, dan berprestasi bersama sekolah Santo Markus. 

SIGAP-IMAN-NURANI-GEMBIRA-AKTIF

More articles